Policy Brief
Menyelamatkan Pesisir Belitung Timur: Dari Infrastruktur Beton Menuju Restorasi Ekosistem Mangrove
Oleh: · 2026
Detail Penulis
Penulis 1
Nama
Dion Renaldhi
Instansi
—
0
0 ulasan
5
4
3
2
1
Penilaian kamu:
Masuk untuk memberi penilaianKata Kunci:
Baca Dokumen
Pratinjau Gratis Berakhir
Masuk untuk membaca selengkapnya
Buat akun gratis dengan Google dan dapatkan akses penuh ke seluruh dokumen.
Masuk dengan Google — GratisAbstrak:
Policy brief ini bertujuan memberikan rekomendasi berbasis bukti kepada Pemerintah Kabupaten Belitung Timur untuk mengatasi krisis abrasi pantai dan sedimentasi sungai yang mengancam infrastruktur publik, sumber air tawar, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir. Rekomendasi utama yang diajukan adalah pengalihan prioritas anggaran dari pembangunan infrastruktur keras berupa tanggul beton menuju restorasi ekosistem mangrove dan hutan riparian secara partisipatif, disertai penegakan hukum yang ketat terhadap aktivitas tambang ilegal di kawasan lindung serta penerapan skema Pembayaran Jasa Ekosistem (PES) karbon biru untuk membiayai program secara mandiri dan berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, APBD berpotensi dihemat hingga Rp92 miliar per lima kilometer garis pantai dalam kurun waktu 30 tahun, sekaligus memulihkan sumber daya perikanan dan mengamankan pasokan air tawar bagi lebih dari 3.000 kepala keluarga.
Abstrak Lengkap
Policy brief ini bertujuan memberikan rekomendasi berbasis bukti kepada Pemerintah Kabupaten Belitung Timur untuk mengatasi krisis abrasi pantai dan sedimentasi sungai yang mengancam infrastruktur publik, sumber air tawar, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir. Rekomendasi utama yang diajukan adalah pengalihan prioritas anggaran dari pembangunan infrastruktur keras berupa tanggul beton menuju restorasi ekosistem mangrove dan hutan riparian secara partisipatif, disertai penegakan hukum yang ketat terhadap aktivitas tambang ilegal di kawasan lindung serta penerapan skema Pembayaran Jasa Ekosistem (PES) karbon biru untuk membiayai program secara mandiri dan berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, APBD berpotensi dihemat hingga Rp92 miliar per lima kilometer garis pantai dalam kurun waktu 30 tahun, sekaligus memulihkan sumber daya perikanan dan mengamankan pasokan air tawar bagi lebih dari 3.000 kepala keluarga.
Bidang Urusan:
Panduan Komentar
Sampaikan pendapat dengan bahasa yang sopan dan konstruktif.
Fokus pada substansi kebijakan, bukan pada pribadi narasumber atau pihak lain.
Hindari ujaran kebencian, provokasi, dan informasi yang belum terverifikasi.
Komentar yang tidak sesuai etika akan dihapus oleh moderator.
Komentar yang masuk akan ditinjau terlebih dahulu sebelum ditampilkan secara publik.