Policy Paper

Kebijakan Integratif Penanggulangan Kemiskinan Untuk Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19

Oleh: · 2022

Detail Penulis

Penulis 1

Nama

Irsyadinnas

Instansi

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kab. Belitung Timur

0
0 ulasan
5
4
3
2
1

Kata Kunci:

Baca Dokumen

Abstrak:

Agenda penanggulangan kemiskinan telah menjadi prioritas daerah sejak dulu di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Buktinya, persoalan kemiskinan selalu muncul sebagai isu prioritas di setiap dokumen perencanaan daerah terutama di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Beltim. Bukan hanya sebagai prioritas daerah, agenda penanggulangan kemiskinan sudah menjadi isu global ditetapkan sebagai target pertama dari 17 tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Mencermati Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan (LP2KD) Kabupaten Beltim Tahun 2020, pemerintah daerah mengklaim bahwa anggaran penanggulangan kemiskinan relatif naik dari tahun ke tahun, dengan kondisi data terkini di tahun 2020 lalu porsi anggaran untuk isu kemiskinan telah terealisasi sampai sekitar 94,1 M dari target anggaran sebesar 121,5 M atau sekitar 1/8 dari APBD Kabupaten Beltim. Namun faktanya, capaian kinerja penanggulangan kemiskinan belum menunjukkan hasil yang mengembirakan. Dalam 5 tahun terakhir, persentase penduduk miskin relatif bertambah, meskipun sempat turun namun tidak signifikan, capaian ini mulai dari tahun 2017 sebesar 6,81 persen, tahun 2018 sebesar 7,06 persen, tahun 2019 sebesar 6,60 persen, tahun 2020 sebesar 6,52 persen, dan terakhir pada tahun 2021 kembali meningkat sebesar 7,20 persen akibat pandemi Covid-19, sehingga menempatkan Kabupaten Beltim sebagai daerah dengan capaian tertinggi persentase penduduk miskin dari 7 kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Bukti dan fakta di atas mengarah kepada argumentasi bahwa kemiskinan merupakan isu prioritas yang harus segera diselesaikan oleh terutama pemerintah daerah, perlu solusi yang komprehensif dalam penyelesaiannya, sehingga kajian ini diharapkan mampu memberikan rekomendasi berupa alternatif kebijakan yang integratif yang berfokus langsung ke inti permasalahan (berdasarkan Garis Kemiskinan / GK) dalam agenda prioritas penanggulangan kemiskinan dan pemulihan ekonomi di Kabupaten Beltim.

Abstrak Lengkap

Agenda penanggulangan kemiskinan telah menjadi prioritas daerah sejak dulu di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Buktinya, persoalan kemiskinan selalu muncul sebagai isu prioritas di setiap dokumen perencanaan daerah terutama di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Beltim. Bukan hanya sebagai prioritas daerah, agenda penanggulangan kemiskinan sudah menjadi isu global ditetapkan sebagai target pertama dari 17 tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Mencermati Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan (LP2KD) Kabupaten Beltim Tahun 2020, pemerintah daerah mengklaim bahwa anggaran penanggulangan kemiskinan relatif naik dari tahun ke tahun, dengan kondisi data terkini di tahun 2020 lalu porsi anggaran untuk isu kemiskinan telah terealisasi sampai sekitar 94,1 M dari target anggaran sebesar 121,5 M atau sekitar 1/8 dari APBD Kabupaten Beltim. Namun faktanya, capaian kinerja penanggulangan kemiskinan belum menunjukkan hasil yang mengembirakan. Dalam 5 tahun terakhir, persentase penduduk miskin relatif bertambah, meskipun sempat turun namun tidak signifikan, capaian ini mulai dari tahun 2017 sebesar 6,81 persen, tahun 2018 sebesar 7,06 persen, tahun 2019 sebesar 6,60 persen, tahun 2020 sebesar 6,52 persen, dan terakhir pada tahun 2021 kembali meningkat sebesar 7,20 persen akibat pandemi Covid-19, sehingga menempatkan Kabupaten Beltim sebagai daerah dengan capaian tertinggi persentase penduduk miskin dari 7 kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Bukti dan fakta di atas mengarah kepada argumentasi bahwa kemiskinan merupakan isu prioritas yang harus segera diselesaikan oleh terutama pemerintah daerah, perlu solusi yang komprehensif dalam penyelesaiannya, sehingga kajian ini diharapkan mampu memberikan rekomendasi berupa alternatif kebijakan yang integratif yang berfokus langsung ke inti permasalahan (berdasarkan Garis Kemiskinan / GK) dalam agenda prioritas penanggulangan kemiskinan dan pemulihan ekonomi di Kabupaten Beltim.

Bidang Urusan:


Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Disclaimer

Pernyataan Resmi Platform Nakhoda

Dokumen yang tersedia di platform ini merupakan karya intelektual dari penulis dan tidak mencerminkan pandangan resmi, kebijakan, maupun posisi Bapperida, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), atau Pemerintah Kabupaten Belitung Timur. Seluruh analisis dan rekomendasi yang termuat bersifat alternatif kebijakan yang ditujukan semata-mata untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti.

Riwayat Pengeditan
Pengaduan, Kritik & Saran

Bantu kami menjadi lebih baik! Sampaikan pengaduan, kritik, atau saran Anda terkait Nakhoda. Tim kami akan menindaklanjutinya.

Terima Kasih